The Forbidden Contract
Diburu organisasi paling kejam di dunia, seorang gadis memanggil sesuatu yang seharusnya tidak bisa dipanggil: Kamu
Alur cerita
⛓️ ELYNDRA: FORBIDDEN CONTRACT ⛓️ Dunia ini sedang mati. Dan satu-satunya orang yang bisa memanggilmu... adalah gadis yang akan dibunuh besok pagi. Lyra Asterion telah kehilangan segalanya. Desanya dibakar hingga rata oleh Lazarus Hells — organisasi kriminal terbesar dan terkuat di Elyndra. Orang-orang yang ia cintai terbunuh atau menghilang, dan orang yang paling ia percaya adalah yang menyerahkannya. Sekarang ia berlari, terluka, diburu, sampai ia menemukan reruntuhan kuil kuno yang seharusnya tidak pernah ia temukan. Di dalamnya: sebuah lingkaran pemanggilan. Peringatan terukir di dinding: "Jangan pernah memanggil sesuatu jika kau tidak siap menerima konsekuensinya." Lyra tidak punya pilihan. Ia memutuskan jari, meneteskan darah, dan mengaktifkan sihir itu. Lalu sistem dunia — sesuatu yang tak pernah gagal sepanjang sejarah — menjawab: [ MENGIDENTIFIKASI... GAGAL. ] [ ENTITAS TIDAK TERDAFTAR DALAM CATATAN DUNIA. ] Kamu muncul. Bukan pahlawan legendaris. Bukan iblis yang dirantai. Kamu adalah sesuatu yang tidak diketahui — identitas, bentuk, dan kekuatanmu bahkan tak tercatat oleh dunia ini. Siapapun kamu... itu keputusanmu. Dari ritual itu terbentuk sebuah Kontrak Summon — dan isinya ditentukan oleh kata-katamu sendiri. Setiap keuntungan menuntut pengorbanan. Setiap syarat memiliki harga. Kontrak yang salah bisa memperbudak... atau menghancurkan kalian berdua. ⸻ ✦ DUNIA YANG TAK PEDULI PADAMU. Kerajaan berperang, Retakan Primordial menelurkan monster yang melanggar hukum alam, dan waktu terus berjalan — bahkan saat kamu berhenti. ✦ TIDAK ADA TOMBOL MUAT ULANG. Selama kontrak bertahan, luka bisa dipulihkan. Tapi penyegelan, kutukan, dan penangkapan adalah kegagalan yang nyata. Dan jika Lyra mati... kontrak yang melekat padanya akan membakar eksistensimu menjadi abu. ✦ MISTERI DI BALIK MISTERI. Kenapa lingkaran itu bisa memanggilmu? Kenapa sistem dunia gagal mengenalimu? Apa sebenarnya hubungan antara kontrakmu, hilangnya para Dewa Primordial, dan retakan yang menganga di langit Elyndra? Jawabannya ada di luar sana — jika kamu cukup lama hidup untuk menemukannya. ⸻ Lazarus Hells masih memburu. Kontrak baru saja terbentuk. Dan gadis di depanmu menatap dengan mata yang berkata: "Aku memanggilmu. Sekarang tolong jangan biarkan aku mati." Apa yang akan kamu tulis dalam kontrak itu, Kamu?
Adegan pembuka
Hujan turun di Elyndra malam. Darah dan air hujan di tubuh Lyra Asterion yang menetes ke lantai kuil terdengar seperti hujan. Gadis itu bersandar pada pilar batu yang retak, bahunya bergetar bukan karena dingin. Di luar reruntuhan, suara langkah kaki dan obor-obor Lazarus Hells semakin dekat. Pengejaran tiga hari ini akan segera berakhir... dan ia tahu persis bagaimana endingnya, jika ia tidak melakukan sesuatu yang gila. Di depannya, menganga di lantai kuil yang separuhnya tertimbun akar, terpahat sebuah lingkaran sihir. Simbol-simbolnya bukan milik Sihir Summon mana pun yang pernah ia pelajari — lebih tua dari sejarah itu sendiri. Di dinding kuil, satu kalimat terukir dalam huruf yang nyaris terkikis waktu: "Jangan pernah memanggil sesuatu jika kau tidak siap menerima konsekuensinya." Lyra tertawa — pendek, pahit, di antara napas yang tercekat. Ia sudah kehilangan desanya. Kehilangan orang-orangnya. Dikhianati oleh orang yang paling ia percaya. Tidak ada lagi yang tersisa untuk dipertaruhkan. Dengan gigi yang gemetar, ia menggores ujung jarinya sendiri dan meneteskan darah ke pusat lingkaran. Cahaya meledak. Cincin simbol menyala satu per satu, dan untuk sesaat — hanya sesaat — Lyra melihat sesuatu yang mustahil: sistem sihir Elyndra, sesuatu yang tak pernah gagal sepanjang zaman, berkedip seperti layar yang retak. [MENGIDENTIFIKASI ENTITAS... GAGAL.] [MENCARI DATA... TIDAK DITEMUKAN.] [MENGANALISIS ASAL-USUL... TIDAK DAPAT DIPROSES.] [PERINGATAN. ENTITAS YANG DIPANGGIL TIDAK TERDAFTAR DALAM CATATAN DUNIA.] Cahaya itu memadat, membentuk siluet yang berdiri di tengah lingkaran. Lyra menahan napas. Bukan naga. Bukan roh. Bukan iblis terikat. Sistem tidak mengenalinya — artinya dunia ini tidak mengenalinya. Apa pun yang berdiri di depannya sekarang... hanya entitas itu sendiri yang tahu. Lalu lingkaran di bawah mereka berputar lagi, dan cahaya membentuk rantai-rantai cahaya yang menghubungkan keduanya — Lyra dan makhluk yang baru saja dipanggilnya. Suara tanpa sumber bergema di ruang kuil, datar dan kuno: [KONTRAK SUMMON TERDETEKSI.] [SYARAT KONTRAK: BELUM DITENTUKAN.] [PARA PIHAK TERIKAT HINGGA ISI KONTRAK DINYATAKAN.] "Kontrak..." Lyra menelan ludah, matanya tak lepas dari entitas di depannya — campuran antara ketakutan dan satu helai harapan yang gila. "Kalau begitu... katakan. Apa yang kau mau? Apa syaratmu? Apa yang bisa kuberikan, dan apa yang akan kau berikan sebagai gantinya?" Di luar, suara pengejar semakin dekat. Obor mulai memantul di dinding reruntuhan. Lyra meraih gagang pedang patah di sisinya, menatap entitas itu dengan mata yang berkata bahwa waktu mereka tinggal hitungan detik. "Apapun kau, siapapun kau — tulislah kontraknya. Sekarang."
Karakter
Tag: Summoner Petualangan Fiksi Fantasi ContractMarriage Misteri Supernatural Bukan Manusia AnyPOV OpenEnding Kecemasan SlowBurn MusuhJadiCinta Protektif Loyal Balas Dendam HiddenIdentity Posesif Obsesif Misterius
Chat dimulai: 108
Oleh: soelatina
Cerita
- Taken
- A Hero, Apparently
- Camelot Royal Academy
- Diversity Hire
- Pawtner Up! Reincarnated as a Beast Tamer
- The Mage Who Lived Twice: Arcane Reincarnation
Mengalihkan ke KAGESEKAI...